Alhamdulillah Desember akan berakhir beberapa hari lagi. Menandakan praktek di R.S pun akan berakhir. Penutupan praktek di R.S kali ini dengan ujian praktek sama pasien langsung dan di awasi sama 1 penguji R.S dan 1 penguji Kampus. Sumpah deg-degkan dan syoknya saya baru 2 hari berada di bangsal. Okay ujian di bangsal dan saya belum pegang pasien.. OMG mental saya harus benar-benar kuat. Terasa uji nyali di rumah hantu. Hasilnya saya hampir mengeluarkan air mata akibat kecerobohan. Ya mencoba menerima dan menjadikan pengalaman hidup.
Okay sekarang 26 Desember 2014, cerita yang nano-nano di R.S telah berakhir dengan tangisan. Pengalaman berharga dan menemukan keluarga baru yang ternilai harganya. Kini lebih fokus dengan tugas Akhir. Alhamdulillah telah selesai dan siap untuk di uji depan ketiga penguji. Untuk ujian itu sendiri masih 10 hari lagi. Biasa suka heboh sendiri kalo gag ada kegiatan.
Lagi asik-asik fc saya di telp sama sepupu dari Cirebon untuk pergi ke rumahnya. Baik saya terima permintaanya. Setelah membicarakan dengan ibu dan ayah, alhamdulillah saya di perbolehkan. Ya sejujurnya dari awal Desember sudah memikirkan mau liburan kemana, ya hanya saja waktu dan keadaan yang tidak memungkinkan.
Mencari tiket dengan sangat mendadak dan akhirnya tiket habis. Hampir saja rencana batal. Al hasil saya naik travel dengan pemesanan tiket pukul 15.00, dan 16.00 WIB saya berangat. Dengan waktu satu jam untuk packing-packing baju. Dalam perjalanan Solo-Cirebon dengan keadaan malam pergantian tahun, alhamdulillahnya tidak macet. Saya tiba pukul 2 dini hari. Setelah 3 hari di Cirebon. Sepupu saya mengajak untuk pergi ke Bandung.
Saat di Bandung saya istirahat cuma sebentar dan makan yang tak teratur. Saya hanya berada di sana selama 3 hari, untuk berkeliling menikmati suasana kota Bandung. Tiga hari setalah pulang dari Bandung, saya harus mengikuti ujian akhir dengan 3 penguji. Alhamdulillah saya 3 malam tidak dapat tidur dengan nyenyak.
Tak berapa lama nilai hasil akhir keluar, saya merasa mampu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para penguji. Tapi kenapa saya mendapatkan nilai segini. Oh saya kecewa dengan diri saya. Semua telah terjadi saya tak mampu untuk mengubahnya. Saya mampu untuk tidak mengulanginya lagi. Setelah beberapa hari saya mendapat kabar bahwa ibu tercinta dari teman saya telah pulang.
Karena keadaan yang tidak memungkinkan saya dan teman untuk pergi layat ke esok harinya. Sipp setelah layat badan ku yang dari pagi sudah tak enak. Kini badan ini mulai panas, sudah 3 hari berturut-turut saya kehujanan dan makan yang tak teratur. Saya di antar mbk kost untuk berobat. Setelah 4 hari semuanya terlihat baik-baik. Saya mampu melakukan aktifitas seperti biasanya. Berpergian Solo- Klaten, Klaten -Solo. Sorenya setelah melakukan kegiatan tiba-tiba panas dan muntah muntah. Saya telp ibu saya, bahwa saya sudah tidak kuat. Lagi pula di kost tak ada orang di sini, karena musim liburan. Akhirnya ibu menyetujui untuk pulang ke Bengkulu.
Dalam perjalanan sambil menikmati pemandangan di atas awan. Saya hanya termenung mungkin nilai jelek, saya sakit, dan muntah-muntah itu suatu peringatan. Saya menikmati liburan dan perjalanan menjelajah kota Jogja -Solo. Tapi saya melalaikan solat malam saya, puasa daud, dan kesehatan saya. Ya ALLAH maafkan hamba mu ini, yang belum mampu untuk istiqomah. Ya Allah padahal tak ada satu nikmat Mu, yang tak dapat ku dustakan. Ya Allah ak mohon maafkan aku. Dan Terima Kasih Ya Allah atas peringatan-peringatan yang telah Engkau berikan. Semoga dengan kejadian itu, membuat saya sadar bahwa Engkau sangat mencintai ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar