Teringat percakapan tadi pagi yang membicarakan seseorang karena kecantikannya versi hamba Allah. Yang menurut mereka cantik itu putih, tinggi, langsing, rambut lurus, hidung mancung, dll. Ketika ada yang hitam, gemuk, gigi gag rapi, rambut ikal. Kita terkadang menertawakannya dan melihat dengan pandangan aneh. Saya pun tak mempungkiri jika saya melihat sosok yang seperti itu. Astagfirullah ampuni dosa saya ya Allah. Aamiin.
Terkadang manusia itu ingin tampil beda, ketika ada yang berbeda dari mereka, mereka menertawakan. Ketika ada yang tampil sama dengan mereka, mereka marah tidak suka. Bukan kah Allah menciptakan manusia dari bahan yang sama, bentuk berbeda itu menandakan kekuasaan Allah. Jujur ketika ada yang mengejek saya, hitam, gendut, atau pun pendek. Saya hanya bisa tersenyum dan berkata jika ingin protes jangan protes sama saya. Karena yang menciptakan saya bukan diri saya sendiri. Tanyakan kepada Allah kenapa saya di ciptakan tak seperti kamu. Lihat saja reaksinya. Pasti pada bilang "Kan saya cuma bercanda, kok kamu serius banget". Kalau seperti itu jawab aja dengan senyuman (Sinis) heheh.
Belajar untuk menerima perbedaan. Karena itu merupakan salah satu karya Maha Kuasa yang membuat alam semesta ini menjadi begitu cantik. Bayangkan deh kalo laut itu warnanya sama, rumput itu warnanya sama, dan kita semua berbentuk ukuran, warna semuanya sama. Apa gag bingung tuh. Jadikan hal ini salah satu langkah kita untuk mendekatkan diri. Menyadarkan diri bahwa Karunia Allah itu benar-benar dasyat. Jadikan mata ini, pikiran ini, hari ini, dan seluruh organ yang kita punya sebagai ladang mencari amalan menuju surga.
So jangan malu jika fisik mu tak sempurna, jika fisik mu tak seperti yang mereka katakan. Karena Allah tak pernah menilai dari sisi fisik untuk menjadikan kamu penghuni surga. Allah menilai bagaimana kamu amal ibadah mu, bagaimana rasa syukur mu, bagaimana cara mu menghargai perbedaan dalam setiap langkah kaki mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar