Manusia dari dalam kandungan hingga ia akan menjemput ajal, maka setiap detik waktu yang berjalan adalah proses belajar. Bahkan seakan-akan banyak ilmu yang kita pelajari tetap saja kita harus belajar. Tak ada yang instan di dunia ini. Mie yang diiklan tv saja tidak langsung bisa kita nikmati. Setidaknya ada proses ketika kita ingin makan mie tersebut namun tidak terlalu ribet itu saja bedanya jika kau ingin membuat mie dengan proses sendiri. Tapi setiap proses belajar yang berbeda maka kita akan mendapatkan kepuasan yang berbeda juga.
Ketika ingin menjadi sesuatu yang profesional kita harus memulai dari awal. Memulai dari titik 0 bahkan kita harus menahan rasa sakit, perih, luka dan pahitnya proses itu. Bagaimana kita akan bisa jika kita tidak melewati proses belajar. Ketika ada anak yang ingin berjalan pada usia 11 bulan, jika saja saat bejalan dia terjatuh dan trauma ketika proses belajar berjalan makan dia tidak ingin berjalan, dan anak tersebut tidak akan bisa berjalan. Namun apakah kita tetap membiarkan anak tersebut dengan traumanya atau kita memberikan semangat, dukungan, dan meyakinkan bahwa ketika anak tersebut berjalan dan terjatuh merupakan proses belajar. Jika kita tetap membiarkan maka anak itu akan menjadi seorang trauma sejati. Bukan berarti kita membuat anak tersebut menjadi kelinci percobaan ya...
Begitu juga ketika melihat seseorang yang baru atau pun mahasiswa dalam proses belajarnya. Sebaiknya kita memberikan kepercayaan dan membimbingnya agar anak tersebut mampu melewati fase belajarnya dan membuatnya menjadi profesional. Dokter atau guru yang telah profesional karena dia telah mendapatkan kepercayaan dari orang-orang sebelumnya. Karena mereka telah memberikan kepercayaan Dokter atau guru tersebut untuk menikmati proses belajar. Bukan mengecilkan ataupun menyudutkannya. Ketika dia salah atau tidak sesuai maka berikan dia masukan yang terbaik. Karena dengan seperti itu akan membuat dia menjadikan pribadi yang baik.
Untuk kalian yang sudah profesional maka hargai mereka yang ingin belajar, dan untuk kalian yang masih menikmati proses belajar jangan berkecil hati jika ada yang meremehkan kalian, jadikan semua itu motivasi untuk menjadikan profesional dan jangan sebagai ajang balas dendam untuk yang lainnya. Dan jangan pernah putus untuk menikmati proses belajar..
Salam dari Jogja yang ingin belajar tanpa ada ruang pembatas...
Jogja, 10 Maret 2017