Dan sekarang Semarang adalah akan menjadi sejarah bagi saya.
Ya tepat tgl 1 Mei 2015 saya dan dua orang teman mengunjungi kota itu.
Rencananya saya memutuskan untuk pergi sendiri mengunjungi sahabat yang datang jauh dari Bengkulu. Saya menceritakan niat untuk ke Semarang kepada 2 teman yang di Solo. Alhasil mereka mau ikut dengan catatan pergi hari Jumat. Sipp saya setuju dengan usulan itu.
Dan diantara kita bertiga gag ada yang tau jalan Semarang. Binggun mau naik apa, mau turun di mana, terus mau kemana. Allhamdulillahnya saya ada kenalan orang Semarang ya sudah dia menjadi petunujuk pertama dalam perjalanan ini walaupun lewat BBM dan petunjuk kedua yaitu map.
Siip perjalanan Solo Semarang di mulai dari jam 04.45 itu rencana keberangkatan dari kost menuju stasiun. Namun gagal temen saya satunya telat jadi berangkat jam 05.00, alhamdulillah masih pagi jadi kost stasiun di tempuh dengan waktu 7 menit. Dengan langkah yang gesit dan cepat si Hilme membeli carcis dan saya dan Almas parkir motor yang rapi. Waw keretanya udah dateng alhamdulillah gg ketinggalan kereta. Tepat jam 05.15 kereta siap menuju Semarang. Kota yang belum sama sekali saya kunjungi. Entah kenapa tak ada rasa takut untuk menjelajah kota itu. Kita tiba di Semarang set 09.00. Cuss makan sambil nunggu temen yang di Semarang. Maaf ya dia juga gg tau jalan. :D
Jam 10.00 si Lia baru datang maklum macet ada demo buruh. Well tak masalah mari kita berpetualang. Krik...krikk... ini mau kemana kita.. haha nasib ajak orang travelling tpi gg tau jalan.
Akhirnya saya tanya temen yang asli Semarang dan dia menjelaskan semuanya. Okay kita naik angkot orange untuk meluncur menuju kota tua. Alhamdulillah sampe. Kamera siap dan foto-foto sana sini dengan gaya yang berbeda-beda. Satu yang berkesaan yaitu selfi diatara orang demo.
Bagi saya itu hal wajar. Setiap orang berhak melakukan aksi fotonya dimana saja. Asalkan tidak mengganggu orang lain saja.
Tolong ini bukan Alay atau Lebay. Kita hanya ingin mgabadikan moment ini. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar